PERSEPSI, KOGNISI, EMOSI DALAM KOMUNIKASI DAN NEGOSIASI

Penulis

  • Rahmasari Putri Universitas Putra Indonesi
  • Dr.Susriyanti, SE.,MM

DOI:

https://doi.org/10.59000/jm.v5i1.285

Kata Kunci:

Persepsi, Kognisi, Emosi

Abstrak

Komunikasi dan negosiasi merupakan proses interaksi social yang dipengaruhi oleh factor psikologi individu. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran persepsi,kognisi, dan emosi dalam komunikasi dan negosiasi. Persepsi berfungsi sebagai proses awal dalam menafsirkan pesan verbal dan nonverbal, yang dapat menimbulkan kesalahpahaman apabila dipengaruhi oleh distorsi perseptual. Kognisi berperan dalam pemprosesan informasi, penilaian alternative, serta pengambilan keputusan strategi, namun rentan terhadap bias kognitif yang dapat mempengaruhi kualitas keputusan. Emosi turut mempengaruhi cara individu berkomunikasi, merespon argument, dan membangun hubungan interpersonal selama proses saling berinteraksi secara dinamis dam membentuk efektifitas strategi negosisasi. Interaksi ketiga aspek tersebut memungkinkan negosiator meningkatkan pemahaman, meminimalkan bias, mengelola konflik secara konstruktif, serta mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Dengan demikian, pemahaman terhadap persepsi, kognisi, dan emosi menjadi landasan penting dalam pengembangan keterampilan komunikasi dan negosiasi yang efektif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Dohan, A., et al. (2025). Perception, cognition, and emotion in negotiation decisionmaking. Journal of Behavioral Negotiation, 18(1), 45–62.

Jurnal Triwikrama. (n.d.). Peran keterampilan komunikasi interpersonal dalam

efektivitas interaksi sosial. Jurnal Triwikrama, Universitas Triwikrama.

UJSCR Universitas Ekasakti. (n.d.). Komunikasi efektif dalam organisasi dan

implikasinya terhadap kinerja. Universitas Ekasakti.

Repository UPI YPTK. (n.d.). Perilaku individu dan pengambilan keputusan dalam

organisasi. Universitas Putra Indonesia YPTK Padang.

Bazerman, M. H., & Neale, M. A. (1992). Negotiating rationally. New York: Free Press.

Bazerman, M. H., & Moore, D. A. (2013). Judgment in managerial decision making (8th

ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Fisher, R., Ury, W., & Patton, B. (2011). Getting to yes: Negotiating agreement without

giving in (3rd ed.). New York: Penguin Books.

Goleman, D. (2005). Emotional intelligence. New York: Bantam Books.

Lewicki, R. J., Barry, B., & Saunders, D. M. (2021). Negotiation (8th ed.). New York:

McGraw-Hill Education.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (19th ed.). Harlow:

Pearson Education.

Thompson, L. (2015). The mind and heart of the negotiator (6th ed.). Boston: Pearson

Education.

Slovic, P., Finucane, M., Peters, E., & MacGregor, D. G. (2007). The affect heuristic.

European Journal of Operational Research, 177(3), 1333–1352.

Kahneman, D. (2011). Thinking, fast and slow. New York: Farrar, Straus and Giroux.

Forgas, J. P. (1995). Mood and judgment: The affect infusion model (AIM).

Psychological Bulletin, 117(1), 39–66.

Tversky, A., & Kahneman, D. (1974). Judgment under uncertainty: Heuristics and

biases. Science, 185(4157), 1124–1131.

Barsade, S. G., & Gibson, D. E. (2007). Why does affect matter in organizations?

Academy of Management Perspectives, 21(1), 36–59

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Putri, R., & Dr.Susriyanti, SE.,MM. (2026). PERSEPSI, KOGNISI, EMOSI DALAM KOMUNIKASI DAN NEGOSIASI. Manageable, 5(1), 514–525. https://doi.org/10.59000/jm.v5i1.285