Peningkatan Ekowisata Berkelanjutan di Kota Pekalongan: Analisis Jumlah Pengunjung dan Dampak Ekonomi (Studi Kasus Museum Batik Pekalongan)

Penulis

  • Muhammad Risqi Harywibowo UIN KH. Abdurrahman Wahid
  • Hendri Hermawan Adinugraha UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Faculty of Islamic Economics and Business, Sharia Economics, Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59000/jm.v3i1.230

Kata Kunci:

Ekowisata berkelanjutan, Museum Batik Pekalongan, dampak ekonomi, peningkatan pengunjung, pengembangan lokal

Abstrak

Penelitian ini menganalisis peningkatan jumlah pengunjung dan dampak ekonomi Museum Batik Pekalongan dalam konteks ekowisata berkelanjutan. Museum Batik Pekalongan, yang diresmikan pada tahun 2006, telah menjadi salah satu destinasi ekowisata penting di Kota Pekalongan. Berdasarkan data dari BPS Kota Pekalongan (2023), jumlah pengunjung wisatawan nusantara meningkat dari 6.193 pada tahun 2021 menjadi 40.697 pada tahun 2023. Peningkatan ini memberikan dampak ekonomi signifikan bagi kota, termasuk pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp180 juta pada tahun 2023, melampaui target Rp103 juta. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menganalisis data dari wawancara, literatur, dan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pengunjung disebabkan oleh program edukasi dan promosi yang efektif, serta keterlibatan masyarakat lokal. Dampak ekonomi terlihat dari perkembangan kawasan sekitar museum dan peningkatan aktivitas ekonomi lokal. Museum Batik Pekalongan berkomitmen untuk terus meningkatkan ekowisata berkelanjutan melalui pemeliharaan gedung, inovasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan strategi ini, museum diharapkan dapat terus berkontribusi pada ekonomi lokal dan mempromosikan pelestarian budaya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adwitya Sanjaya, P. K., M. Rudi Irwansyah, & I Putu Arya Dharmayasa. (2023).

Pengembangan Tanah Lot Sebagai Wisata Spiritual: Suatu Kreasi Model

Pembangunan Berkelanjutan. Edunomics

Journal,

(1), 87–94.

https://doi.org/10.37304/ej.v4i1.8276

BPK Jateng. (2024). MUSEUM BATIK PEKALONGAN GANDENG AKADEMISI SIAP GELAR

PAMERAN BATIK. https://jateng.bpk.go.id/wp-content/uploads/2024/04/2.pdf

BPS Kota Pekalongan. (2023). Jumlah Pengunjung Museum Batik Pekalongan.

https://pekalongankota.bps.go.id/indicator/16/231/1/banyaknya-pengunjung-obyekwisata-museum-batik-.html

Eko.

(2024).

Museum

Batik

Pekalongan

(Kota

Pekalongan)

[Komunikasi

pribadi].

Gunawan,

A., Mahendra, I. R., & Hidayat, A. (2021). Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Olahraga. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 1(1), 1–11.

https://doi.org/10.55480/saluscultura.v1i1.1

Idawati. (2022). Komunikasi Pembangunan Partisipasi Membangun Objek Wisata Terhadap

Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Medium,

(2), 409–420.

https://doi.org/10.25299/medium.2022.vol10(2).9323

Kambu, Z., Jinca, M. Y., Pallu, M. S., & Ramli, M. I. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap

Keberlanjutan Pembangunan Infrastruktur Jalan Trans Papua, Indonesia: Studi Kasus

Kabupaten Nduga: Community Perceptions On Sustainable Development Of Road

Infrastructure Trans Papua, Indonesia: Case Study Of Nduga Regency. KRESNA:

Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat,

(1), 97–110.

https://doi.org/10.36080/jk.v2i1.22

Khairi, D. A., & Marsoyo, A. (2022). Sektor informal: Peninjauan kembali dalam perspektif

konseptual. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif,

(2), 360. https://doi.org/10.20961/region.v17i2.47072

Kurniasari, K. (2021). Pariwisata Budaya Berkelanjutan: Persepsi Masyarakat Lokal. Journal

of Research

on Business

and

Tourism,

(1),

https://doi.org/10.37535/104001120215

Nugraha, A. (2018). Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Moral: Pemikiran Pembangunan

P.A.A. Soeria Atmadja dalam “Di Tioeng Memeh Hoedjan.” Jurnal Sejarah Citra Lekha,

(2), 108. https://doi.org/10.14710/jscl.v3i2.19313

PEMKOT Pekalongan. (2023).

Yogi, W. N. P. (2019). PEMBANGUNAN EKOWISATA MELALUI KONSEP EKONOMI

KREATIF BERBASIS SENI DAN BUDAYA. JCIC : Jurnal CIC Lembaga Riset dan

Konsultan Sosial, 1(2), 100–109. https://doi.org/10.51486/jbo.v1i2.16

Zakaria, F. A., Widijatmoko, E. K., Ladamay, I., & Petu, V. K. (2020). Keterlibatan warga negara

dalam pembangunan berkelanjutan melalui program desmigratif. Jurnal Civic

Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1).

https://doi.org/10.36412/ce.v4i1.1872

Unduhan

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Risqi Harywibowo, M., & Hermawan Adinugraha, H. (2024). Peningkatan Ekowisata Berkelanjutan di Kota Pekalongan: Analisis Jumlah Pengunjung dan Dampak Ekonomi (Studi Kasus Museum Batik Pekalongan). Manageable, 3(1), 291–298. https://doi.org/10.59000/jm.v3i1.230