Penguatan Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial bagi Siswa Sekolah Dasar melalui Model Project-Based Learning (PjBL)
Kata Kunci:
Literasi digital, Etika bermedia sosial, Project-based learning, Pengabdian kepada Masyarakat, Sekolah dasarAbstrak
Penggunaan media digital yang semakin intensif di kalangan siswa sekolah dasar tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital dan pemahaman etika bermedia sosial yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital dan etika bermedia sosial siswa sekolah dasar melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan dilaksanakan di SDN Cijengkol 02 Kabupaten Bekasi dengan melibatkan siswa sebagai sasaran utama, serta guru dan orang tua sebagai pendukung keberlanjutan program. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi digital dan etika bermedia sosial, penerapan PjBL melalui proyek kreatif siswa, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dalam memilah informasi digital, mengenali hoaks, serta menggunakan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, penerapan PjBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, keterampilan kolaborasi, kreativitas, dan berpikir kritis. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa kode etik digital kelas serta karya digital siswa yang bersifat edukatif. Dengan demikian, penguatan literasi digital dan etika bermedia sosial melalui model Project-Based Learning efektif diterapkan sebagai upaya pembentukan karakter digital siswa sekolah dasar dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.


