Pemberdayaan Petambak Garam melalui Peningkatan Manajemen Produksi dan Pemasaran di Desa Muara Baru Kabupaten Karawang
Kata Kunci:
Petambak Garam, Manajemen Produksi, Pemberdayaan MasyarakatAbstrak
Kesejahteraan petambak garam rakyat masih menghadapi kendala akibat proses produksi yang bergantung pada cuaca, kualitas garam yang belum seragam, lemahnya pencatatan usaha, serta terbatasnya akses pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan petambak garam di Desa Muara Baru, Kabupaten Karawang, melalui peningkatan manajemen produksi dan pemasaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, aplikatif, dan evaluatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, pembentukan kelompok usaha, dan penguatan keberlanjutan program. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mitra, dokumentasi kegiatan, dan evaluasi capaian program, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petambak mulai menerapkan teknik produksi garam yang lebih terarah melalui penggunaan geomembran atau terpal HDPE, melakukan pembukuan sederhana, membentuk kelompok usaha, mengemas produk dengan label lokal, serta menjajaki pemasaran langsung. Implikasi kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas petambak dalam mengelola usaha garam secara lebih terencana, mandiri, dan berorientasi pada nilai tambah. Orisinalitas program terletak pada integrasi teknologi produksi sederhana, manajemen usaha, kelembagaan, dan pemasaran berbasis identitas produk lokal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.


